Sunset di Anyer
Ini photo diambil pake kamera digital Canon G5, kamera prosumer sih bukan kamera SLR, tapi namanya juga masih belajar, jadi boleh dong pake kamera non SLR :-) Niatnya sih pengen moto sunset kayak photographer profesional gitu, tapi untuk sementara hasilnya ya kayak gini deh, semoga enggak terlalu malu-maluin ya...hii..hii. Insya Allah next time better deh, memang masih kudu banyak belajar dan banyak baca buku lagi sih.
Oh ya, ini photo diambil pake aperture 1/5 dan shutter speed 1/800. Jadi untuk mengambil efek siluet seperti ini memang pengukuran cahaya diarahkan pada matahari sehingga kamera akan mengukur sesuai dengan kebutuhan cahaya pada matahari, kemudian fokus kamera diarahkan pada obyek photo. Kamera pasti protes karena kini cahaya yang dibutuhkannya kurang, tapi cuekin aja supaya obyek yang kita photo tetap gelap namun suasana sekitar langit dan mataharinya tetap dengan cahaya yang yang telah diukur kamera sebelumnya. Satu lagi, agar pada saat pengukuran cahaya terfokus pada matahari, maka gunakan pengukuran cahaya dengan model center-weighted.
Supaya enggak bingung, center-wieghed itu adalah fasilitas metering yang digunakan oleh kamera. Ada 3 fasilitas metering ini : evaluative, center-weighted dan spot. Simplenya begini : kalau kamera menghitung cahaya hanya pada satu bagian, misalnya hanya bagian hidung manusia tanpa mengindahkan cahaya dibagian lain, ini disebut metering spot. Kalau kamera menghitung cahaya pada hidung manusia tapi masih mengukur cahaya yang ada didekatnya seperti cahaya yang jatuh pada pipi, kuping, rambut maka ini disebut metering center-weighted. Metering evaluative berarti kamera menhitung cahaya yang dapat ditangkap oleh kamera, misalnya obyek berada pada dinding warna putih maka kamera juga menghitung cahaya yang jatuh pada dinding tersebut.
Supaya enggak bingung, center-wieghed itu adalah fasilitas metering yang digunakan oleh kamera. Ada 3 fasilitas metering ini : evaluative, center-weighted dan spot. Simplenya begini : kalau kamera menghitung cahaya hanya pada satu bagian, misalnya hanya bagian hidung manusia tanpa mengindahkan cahaya dibagian lain, ini disebut metering spot. Kalau kamera menghitung cahaya pada hidung manusia tapi masih mengukur cahaya yang ada didekatnya seperti cahaya yang jatuh pada pipi, kuping, rambut maka ini disebut metering center-weighted. Metering evaluative berarti kamera menhitung cahaya yang dapat ditangkap oleh kamera, misalnya obyek berada pada dinding warna putih maka kamera juga menghitung cahaya yang jatuh pada dinding tersebut.

0 Comments:
Post a Comment
<< Home